Sudahkah Anda melihat, betapa kecilnya masalah Anda??

Oke, yang dibahas sekarang adalah mengenai Quotes dari Carl Sagan (http://wp.me/p3cDmr-v). Mungkin banyak yang pada  belum terlalu mudeng dengan quotes itu. Yang perlu diketahui lebih dulu, Carl Sagan itu merupakan tokoh astronomi yang sangat fenomenal. Untuk sedikit mengenalnya, bisa lihat nih, film yang judulnya CONTACT. Film itu diadopsi dari novelnya Carl Sagan. Oke..

Untuk lebih memaknainya, coba bayangin posisi diri kita di suatu rumah dengan berbagai masalah yang ada. Masalah sekolah, kuliah, kerja, tugas, keluarga, agama, sosial, politik, etc etc. Kemudian meluas ke atas, pandang diri kita di suatu kota  (suatu kota terdiri dari banyak orang dengan masalahnya sendiri-sendiri). Kemudian, diri kita sebagai bagian dari suatu negera (negara terdiri dari jutaan orang) dengan masalahnya sendiri-sendiri yang complicated. Sekarang, pandang diri kita sebagai bagian dari bumi. Kemudian, naik lagi, meluas lagi, bumi sebagai anggota dari tata surya yang terdiri dari Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, planet kerdil, serta komet, bintang, serta batuan dan debu luar angkasa. Sudahkan Anda melihat besarnya tata surya? Tata surya kita nggak sendirian. Di samping tata surya kita ini, ada tata surya – tata surya lain. Kumpulan tata surya ini disebut galaksi. Tata surya kita ini, terletak pada Galaksi Bima Sakti (Milky Way).

Sekarang, Q kasih info, bahwa galaksi itu punya kurang lebih 200 milyar (2 x 10^11) bintang ( ingat kan, matahari itu termasuk salah satu bintang). Kalo ga percaya, silahkan cek wikipedia dengan topik tata surya. Masih bisa bayangin kan, besarnya galaksi. Lanjut?

Belum berhenti di galaksi loo. Di samping Galaksi Bima Sakti kita ini, ada juga galaksi yang terdekat dengan kita, yaitu Galaksi Andromeda. Ada juga Galaksi Cartwheel, Galaksi Tadpole, Galaksi Pinwheel, Large Magellanic Cloud, dan sebagainya. Kumpulan Galaksi inilah yang membentuk alam semesta kita. Total nih, di alam semesta (universe) terdapat sekitar 100 milyar (10^11). Cek wikipedia deh, kalo ga percaya. So, total bintang di alam semesta ada berapa? Ya tinggal dikaliin, (2 x 10^11 x 10^11 = 2 x 10^22 = 20.000.000.000.000.000.000.000). Bisa bayangin ga berapa banyaknya?? Jujur, Q ga bisa bayangin nih,, ^_^

Oke, sekarang, coba keciliiiin lagi ke diri kita sendiri sebagai bagian dari alam semesta ini, dan sekarang pantengin masalah yang kita punya. Uda kelihatan g, betapa kecilnya masalah yang kita punya??

Sekarang kembali ke quote itu,,

Agregat dari semua kebahagiaan dan penderitaan, ribuan agama, ideologi dan doktrin-doktrin ekonomi, setiap pahlawan dan pengecut, setiap pasangan muda jatuh cinta, setiap anak penuh harapan, setiap ibu dan ayah, setiap penemu dan penjelajah, setiap guru, setiap politisi korup, superstar, setiap pemimpin tertinggi, tinggal di sana di atas setitik debu, melayang di dalam sinar matahari.

Uda dapet kan, maknanya..

semua masalah yang ada di bumi ini, keciiil sekali hingga digambarkan oleh Carl Sagan sebagai setitik debu yang melayang di antara sinar matahari.

So, nggak usah pake stress ya, dengan masalah yang kita miliki saat ini. Toh kita juga punya Allah yang Maha Besar. Kita minta kepada Allah. Karena bagiNya, perkara kita itu kecillll sekali.. OK.

Semoga bermanfaat, ganbatte!! ^_-

Mungkin vs Tidak Mungkin

Berbicara soal mungkin tidak mungkin, masuk akal tidak masuk akal, realistis tidak realistis, memang sulit untuk distandarkan. Orang akan mengatakan tidak realistis manusia bisa berlari 1 mile dibawah 4 menit. Dan keyakinan ini dipercayai selama beribu-ribu tahun, sampai seorang Roger Bannister pada 1954 membuktikan ketidakrealistisan ini.

Tidak realistis menjadi presiden pada usia 30-an, sampai seorang John F. Kennedy merealistikannya.

Atau contoh yang paling mudah, tidak realistis di negara yang tidak mengedepankan hak asasi manusia dipimpin oleh seorang wanita-paling tidak menurut pandangan negara lain yang ‘katanya’ sangat memegang teguh HAM – ternyata kita bisa merealistikannya.

Gandhi, Bill Gates, Thomas Alpha Edison, Benyamin Franklin, Henry Ford, Christoper Columbus dan banyak lainnya adalah orang-orang yang tidak realistis menurut standar orang lain sebelum dia membuktikannya..

Setitik debu, melayang di dalam sinar matahari

The aggregate of all our joys and sufferings, thousands of confident religions,ideologies and economic doctrines, every hunter and forager, every hero and coward,every creator and destroyer of civilizations, every king and peasant, every young couple in love, every hopeful child, every mother and father, every inventor and explorer, every teacher of morals, every corrupt politician, every superstar, every supreme leader, every saint and sinner in the history of our species, lived there on a mote of dust, suspended in a sunbeam. CARL SAGAN (1934–1996)

Indonesian version:

Agregat dari semua kebahagiaan dan penderitaan, ribuan agama, ideologi dan doktrin-doktrin ekonomi, setiap pahlawan dan pengecut, setiap pasangan muda jatuh cinta, setiap anak penuh harapan, setiap ibu dan ayah, setiap penemu dan penjelajah, setiap guru, setiap politisi korup, superstar, setiap pemimpin tertinggi, tinggal di sana di atas setitik debu, melayang di dalam sinar matahari..

Apa yang akan mereka lakukan dengan berbeda

Dalam suatu penelitian, sebuah tim menanyai sekelompok orang yang berusia sembilan puluh lima tahun. Jika mereka bisa mengulangi hidup mereka lagi, apa yang akan mereka lakukan dengan berbeda? Sebagian besar diantara mereka mengatakan:

1. Mereka akan lebih banyak berpikir, menikmati lebih banyak waktu, lebih banyak matahari terbit dan terbenam, serta lbih banyak saat yang menggembirakan

2. Mereka akan mengambil lebih banyak risiko dan kesempatan. Kehidupan ini terlalu singkat untuk dijalani tanpa hal itu.

3. Mereka akan meninggalkan warisan, sesuatu yang akan terus hidup setelah mereka mati.

The Energy Bus – Jon Gordon

Sunset @ Uluwatu Sunrise @ Sanur

Playing to Win

Playing to win requires a commitment to yourself that even if you fail, you will never give up and never let your goals and dreams die.

Those who play to win know that success is not given to us.

It is pursued with all the energy and sweat we can master.

Obstacles and struggles are part of life and only serve to make us appreciate our success.

If everything came easy, we wouldn’t know what it felt like to truly succeed.

Obstacles are meant to be overcome.

Fear is meant to be conquered.

Success is meant to be achieved.

They are all part of the game of life and the people who succeed are the ones who play to win, trust, and never give up until the game is over.

The No Complaining Rule – Jon Gordon

Paradoks Perintah Pemimpin

Manusia itu tidak logis, tidak memiliki akal sehat, dan hanya mementingkan diri sendiri – tetaplah mencintai mereka.

Jika Anda bekerja dengan baik, orang akan menuduh Anda memiliki motivasi tersembunyi yang egois – tetaplah bekerja dengan baik.

Jika Anda sukses, Anda akan menemukan teman palsu dan musuh sejati – tetaplah menjadi sukses.

Hal baik yang Anda lakukan hari ini mungkin akan dilupakan besok – tetaplah melakukan hal yang baik.

Kejujuran dan ketulusan akan membuat kedudukan Anda lemah – tetaplah bersikap jujur dan tulus.

Manusia terhebat dengan ide terhebat sekali pun bisa dijatuhkan oleh orang terkecil dengan pola pikir tersempit – tetaplah berpikir besar.

Orang membantu orang lain yang tidak diperhitungkan namun hanya bersedia mengikuti orang-orang hebat – tetaplah berjuang untuk membantu beberapa orang yang tidak dipertimbangkan.

Hal yang Anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam waktu satu malam – tetaplah membangun.

Orang benar-benar membutuhkan bantuan Anda, namun mereka bisa saja menyerang jika dibantu – tetaplah membantu mereka.

Memberi yang terbaik pada dunia mungkin akan membuat Anda dikecewakan – tetaplah memberikan yang terbaik.

Jika Anda bisa melakukan yang lebih baik, hal yang baik pun tidak lagi bisa diterima.

RELATIONSHIP 101 – JOHN C. MAXWELL

Aturan 24 jam

Don Shula punya aturan dua puluh empat jam. Ia beri dirinya sendiri, para pelatih bawahannya, dan para pemimpinnya, maksimal dua puluh empat jam setelah suatu pertandingan rugby untuk merayakan kemenangan atau berkabung atas kekalahan. Selama itu, mereka didorong untuk merasakan kegembiraan kemenangan atau nelangsa kekalahan sedalam mungkin. Setelah batas waktu dua puluh empat jam berlalu; mereka lupakan hal itu dan memfokuskan energi mereka untuk bersiap-siap menghadapi lawan berikutnya..

The Heart of A Leader – Ken Blanchard